Opening Hour

Senin - Sabtu, 8:00 - 15:00

Call Center

021 2986 0957

Address

Jl. Zamrud B.1 Cilandak Permai Kel. Cilandak Barat - Cilandak Jakarta Selatan 12430

Kapolda Sulsel: Penghargaan Dua Satpam Harus Jadi Motivasi


Tak ada kata lain yang muncul dalam diri Hasruddin, anggota Satpam PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) dan Sunardi, anggota Satpam PT Rezky, kecuali bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Sebab, di tengah kesibukannya menjalankan tugasnya sebagai Satpam di Kantor Cabang BRI Makassar, Central, dan Sunardi, anggota Satpam PT Rezky keduannya mendapat penghargaan dari Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Merdisyam, Msi.

Penegakan Protokol Kesehatan di masa Pandemi tanpa pandang bulu oleh Hasruddin yang sempat viral di media sosial, menjadi catatan sejarah dalam kehidupannya. Tak disangka kiat kerja itu kemudian berbuah manis bagi diri dan keluarganya. 

Demikian juga bagi sosok  Sunardi, anggota Satpam PT Rezky.  Tak diduga, bila prestasinya  menggagalkan aksi pencurian di Perumahan Tanjung Bunga Makassar, pekan silam kemudian mengantarkan dirinya mendapat respon positif.  Sesuai prosedur, pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Tamalate.

Prestasi menjalankan tugas selama tahun 2020 itu, dinilai sebagai berprestasi dari Satpam yang merupakan anak kandung Polri. Atas dasar itulah, akhirnya mengantarkan Hasruddin dan Sunardi mendapat penghargaan dari Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Merdisyam, Msi.

Penghargaan kepada kedua Satpam itu, bukan akhir perjalanan dalam menjalankan tugas dalam pengamanan lingkungan. Namun sebaliknya, Kapolda Merdisyam mengharapkan agar hal itu dapat menjadi motivasi bagi Satpam lainnya untuk bekerja lebih baik.

"Saya berharap penghargaan ini dapat semakin memberikan motivasi kepada kedua Satpam tersebut agar bekerja lebih baik lagi, serta dapat memberikan semangat bagi anggota Satpam lain untuk menjalankan tupoksinya secara penuh tanggung jawab," ujarnya saat menyerahkan penghargaan yang dirangkai dalam syukuran HUT Satpam ke-40 tingkat Polda Sulsel, di Hotel Dalton, Jl. Perintis Kemerdekaan, Selasa (2/2/2021).

Meski prosesi penghargaan berlangsung secara resmi, namun kali itu protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat.  Pada kesempatan itu, Abdul Sukur, Ketua Panitia Pelaksana kemudian  menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah anggota satpam dan para undangan yang tidak diizinkan masuk.

Sebab panitia harus tetap tunduk dan patuh pada Protokol Kesehatan yang menerapkan jarak  tempat duduk, yang tidak memungkinkan dapat menampung semua undangan.

Sementara di penghujung kegiatan, Ketua Panitia Pelaksana Abdul Sukur, menyampaikan 

"Saya sampaikan permohonan maaf kepada sejumlah anggota satpam dan beberapa undangan yang tidak lagi diizinkan memasuki ruangan, karena penerapan jarak yang tempat duduk yang tidak memungkinkan," tegasnya. (Tim APSI)

Post by

ADMIN
On: 04-02-2021 06:18:56


Leave a comment